Siswa SMKN 1 Cikarang Barat Jadi Korban Bullying Hingga Patah Rahang, DPRD Turun Tangan.

DAERAH54 Dilihat

Bekasi – Presesimedia.com.

Kasus perundungan kembali mencoreng dunia pendidikan. Seorang siswa kelas 10 SMKN 1 Cikarang Barat, berinisial AAI (16), menjadi korban bullying hingga mengalami patah rahang. Ironisnya, Kepala Sekolah SMKN 1 Cikarang Barat, Bambang, hingga kini belum memberikan tanggapan atas kasus serius ini.

 

Sikap berbeda ditunjukkan Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Bekasi, Martina Ningsih dari Fraksi PDI Perjuangan. Ia menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam. “Saya sudah komunikasi dengan orang tua siswa dan kepala sekolah. Komisi 4 akan mempertemukan pihak keluarga, sekolah, Disdik, DP3A, dan KCD di ruang komisi,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).

 

Martina menekankan bahwa DPRD akan merespons cepat. “Tidak ada yang tutup mata. Komisi 4 pasti akan bertindak,” tegasnya.

 

Kronologi kejadian mencuat lewat akun Facebook Gue Cikarang. Menurut keterangan ayah korban, Indra Prahasta (41), anaknya dipanggil sejumlah kakak kelas saat jam istirahat, lalu dibawa ke lapangan belakang sekolah. AAI dipaksa jongkok dengan wajah menatap langit, kemudian dipukul bergantian oleh lebih dari 10 siswa senior.

 

“Kondisi anak saya masih lemah. Untuk makan dan minum harus lewat selang, berat badan menurun, sering mual dan muntah,” ungkap Indra.

 

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Cikarang Barat dengan nomor laporan polisi LP/B//842/IX/2025/SPKT/RESKRIM/CIKBAR/RESTO BEKASI/PMJ. Saat ini, Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat tengah melakukan penanganan lebih lanjut.

(Swi Bekasi.)

Editor Redaksi Presesimedia.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *