Simpang Tonang Akhirnya Punya Air Bersih, Terima Kasih Pemerintah Nagari

PEMERINTAHAN443 Dilihat

Simpang Tonang, – Presesimedia.com Senyum lega kini menghiasi wajah warga Nagari Simpang Tonang. Setelah menunggu bertahun-tahun, sarana air bersih untuk 65 kepala keluarga akhirnya terwujud, membawa kenyamanan baru bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.

Baca juga :

100 Hari Kerja Welly–Parulian“Janji Bangkit Bersama Terbukti Nyata”

https://presisimedia.com/100-hari-kerja-welly-parulianjanji-bangkit-bersama-terbukti-nyata/

Kekecewaan warga terhadap program Pamsimas 2021 senilai hampir setengah miliar rupiah kini berubah menjadi kebanggaan. Berkat inisiatif dan komitmen Pemerintah Nagari, didukung Bamus Nagari serta partisipasi aktif masyarakat, proyek sarana air bersih ini berhasil direalisasikan dengan anggaran Rp231 juta dan panjang jaringan 2.360 meter.

Proyek ini sepenuhnya dikelola oleh kelompok masyarakat, dengan biaya pemeliharaan Rp550 ribu per keluarga, sehingga warga tetap mendapatkan manfaat tanpa membebani APBN maupun APBD Nagari.

Uang 550 ribu digunakan utk pengadaan peralatan utk memasukkan air dari pipa induk ke rumah masyarakat pembelian meteran .claim sadel pipa dan stop kontak .kran dan upah pasang dg 2 Harian orang kerja pada setiap titik  ujar LPMN Nagari Simpang Tonang Yuhanri.

Baca Juga:

*Wow…Bikin Bangga! Pasaman Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dikunjungi BKKBN Nasional* 

 https://presisimedia.com/wow-bikin-bangga-pasaman-jadi-satu-satunya-daerah-di-sumbar-yang-dikunjungi-bkkbn-nasional/

Masyarakat menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya:

“Alhamdulillah, sekarang kami punya air bersih. Sangat membantu kehidupan sehari-hari.” – Ibu Sari, warga Simpang Tonang

“Setelah kekecewaan besar tahun 2022, akhirnya Nagari membuktikan bisa merealisasikan janji.” – Pak Ahmad, tokoh masyarakat

“Ini proyek yang nyata, bukan janji di atas kertas. Kami sangat berterima kasih.” – Bu Rina, penerima manfaat

Kini, air bersih bukan lagi impian, melainkan kenyataan yang dinikmati langsung warga Simpang Tonang. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah nagari, Bamus, dan masyarakat mampu menghadirkan hasil nyata yang dirasakan semua pihak.

 

(Ismail Hasan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *