
Agam, Presesimedia.com – Kasus keracunan massal menimpa puluhan siswa penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Agam pada Kamis (1/10). Dinas Kesehatan (Dinkes) Agam Hendri Rusdian memastikan seluruh korban telah mendapat perawatan medis dan saat ini dalam kondisi stabil.
Hendri Dinkes Agam telah mengidentifikasi korban lengkap dengan data sekolah dan domisili. Semua siswa langsung ditangani melalui pemeriksaan, pemberian obat, hingga rawat inap.
“Alhamdulillah kondisi para siswa stabil. Semua sudah ditangani sesuai prosedur,” ujar Kepala Dinkes Agam.

Hendri Dinkes Agam juga mengatakan Fokus penyelidikan diarahkan pada menu nasi goreng dan telur dari dapur penyedia MBG. Sampel telah dikirim ke BPOM Padang untuk uji laboratorium, sementara investigasi epidemiologi juga tengah dilakukan di lapangan katanya.
Meski inspeksi rutin (Inspeksi Kesehatan Lingkungan/IKL) telah dilakukan sebelumnya, insiden ini menjadi titik evaluasi menyeluruh.
> “Jika penyedia terbukti lalai, akan ada mekanisme pertanggungjawaban yang tegas,” tegas pihak Dinkes.
Satgas MBG – gabungan Dinkes, Dinas Pendidikan, dan instansi terkait – kini memperluas pelacakan ke sekolah-sekolah penerima program untuk memastikan keamanan distribusi makanan.
Baca Juga:
Ombudsman RI Temukan Empat Potensi Maladministrasi dalam Program Makan Bergizi Gratis https://presisimedia.com/ombudsman-ri-temukan-empat-potensi-maladministrasi-dalam-program-makan-bergizi-gratis/
Dinkes Agam menambahkan akan memperketat SOP higienitas dan sanitasi dapur MBG, mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, hingga distribusi. Penyedia makanan juga diwajibkan mengikuti penyuluhan tambahan terkait keamanan pangan.
Redaksi.




