“Pemprov Sumbar Pastikan Kualitas Jembatan Terjamin, Semua Material Lewat Uji Labor”

Uncategorized32 Dilihat

Padang — Presesimedia.com
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memastikan pelaksanaan proyek pembangunan jembatan berjalan sesuai aturan teknis dan prinsip transparansi. Sejumlah pihak terkait, mulai dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), asisten teknik, hingga konsultan pengawas, secara rutin melakukan monitoring lapangan untuk memastikan mutu pekerjaan.

Sejak awal pelaksanaan, tim kegiatan, konsultan pengawas, dan kontraktor pelaksana telah mengambil sampel material dari UKFR (Ulu Kawei Fadillah Resources) yang berlokasi di Ujung Gading. Material tersebut kemudian diuji di UPTD Laboratorium guna memastikan kualitas dan kekuatan tekan beton sesuai spesifikasi.

Baca juga;

https://presisimedia.com/api-di-tengah-pesta-antara-euforia-dan-kelalaian-di-balik-hut-ke-80-pasaman/

Menanggapi isu dugaan penggunaan material ilegal, pihak Dinas Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat,  Heri menegaskan bahwa seluruh material yang digunakan dalam proyek berasal dari sumber resmi dan telah lolos uji laboratorium.

“Sepanjang pengetahuan kami, seluruh material didatangkan dari UKFR dan tidak ada laporan tertulis dari konsultan pengawas mengenai penyimpangan sumber material,” jelas Heri  salah satu pejabat teknis proyek.

Pernyataan ini sekaligus meluruskan informasi yang sempat beredar di masyarakat dan menunjukkan bahwa proses pembangunan berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Transparan dan Bisa Diakses Publik

Sebagai bentuk akuntabilitas, tim kegiatan secara rutin menyusun laporan monitoring bulanan yang dapat diakses masyarakat melalui Dashboard Pembangunan SumbarProv.

Laporan ini mencakup progres pekerjaan, hasil pengawasan teknis, serta data pengujian laboratorium — sehingga publik bisa ikut mengawasi jalannya proyek.

“Transparansi adalah bagian penting dalam pembangunan. Semua data bisa diakses, dan masyarakat berhak tahu sejauh mana proyek ini berjalan,” tambahnya.

Komitmen terhadap Mutu dan Integritas

Selain transparansi, proyek ini juga menekankan pengawasan mutu secara berkala. Pengujian silinder beton dilakukan di UPTD Laboratorium untuk memastikan kekuatan struktur sesuai standar.

Baca juga 

https://presisimedia.com/kasus-keracunan-mbg-agam-dinkes-ambil-langkah-cepat-uji-sampel-ke-bpom/

Pengawasan kuantitas dan kualitas dilakukan melalui proses opname pekerjaan serta pemeriksaan lapangan oleh tim teknis dan konsultan pengawas.

Dengan sistem ini, pemerintah memastikan hasil pembangunan jembatan tidak hanya cepat selesai, tetapi juga berkualitas dan tahan lama.

Langkah Nyata Menuju Pembangunan Berintegritas

Pada tahap awal pekerjaan, pengambilan sampel material dilakukan secara terbuka dan disaksikan langsung oleh pihak kegiatan, konsultan pengawas, dan kontraktor pelaksana.
Seluruh hasil pengujian diserahkan ke UPTD Labor untuk memastikan material yang digunakan benar-benar memenuhi standar mutu.

Baca juga ;

https://presisimedia.com/kasus-bullying-siswa-sdn-di-pasaman-viral-damai-rp5-juta-publik-dan-lsm-soroti-lemahnya-perlindungan-anak/

Langkah-langkah ini menjadi bukti bahwa proyek infrastruktur di Sumatera Barat terus diarahkan untuk menjaga integritas, kualitas, dan transparansi — tiga hal penting yang menjadi indikator keberhasilan pembangunan daerah.

Redaksi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *