Ketua KAN Ujung Gading Salurkan 1 Ton Beras untuk Korban Banjir di Koto Sawah

DAERAH, PERISTIWA83 Dilihat

Pasaman Barat – presesimedia.com. Kepedulian terhadap warga terdampak banjir kembali ditunjukkan oleh Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Ujung Gading, H. Antonius, SH., MH. (Raja Tuanku Sati). Bersama jajaran anggota KAN, ia menyalurkan bantuan sosial berupa 1 ton beras kepada masyarakat Nagari Koto Sawah, Kecamatan Lembah Melintang, Jumat (28/11/2025).

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Camat Lembah Melintang Ikhsan Chairman, S.STP, Wali Nagari Koto Sawah Halomoan, M.Pd, Ketua Bamus Ramlan Sarwani, serta perwakilan warga untuk selanjutnya didistribusikan kepada keluarga yang terdampak banjir.

Wujud Solidaritas Adat dan Tanggung Jawab Moral

Ketua KAN Ujung Gading menegaskan bahwa bantuan ini adalah wujud solidaritas adat dan kepedulian terhadap cucu kemenakan, sekaligus bentuk nyata kebersamaan antar-nagari saat masyarakat tengah menghadapi musibah.

> “Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang tengah terkena musibah banjir,” ungkapnya.

Pemerintah Kecamatan dan Nagari Sampaikan Apresiasi

Camat Lembah Melintang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh KAN Ujung Gading. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pangan warga pascabanjir dan mempercepat pemulihan kondisi sosial masyarakat.

Hal senada juga disampaikan oleh Pemerintah Nagari Koto Sawah yang berharap sinergi dan kepedulian antar-nagari ini terus terjalin, tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam program-program sosial dan kemasyarakatan ke depan.

Penanganan Dampak Banjir Masih Berlangsung

Hingga kini, petugas bersama masyarakat masih melakukan pembersihan material sisa banjir, perbaikan lingkungan, serta pendataan lanjutan terhadap warga yang masih membutuhkan bantuan tambahan, baik berupa bahan pokok maupun kebutuhan darurat lainnya.

Aksi cepat dari KAN Ujung Gading ini dinilai menjadi contoh peran strategis lembaga adat dalam membantu pemerintah dan masyarakat menghadapi bencana, sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah krisis.

(Okeh Saputra)

Editor Redaksi presesimedia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *