Kepala Tata Usaha RSUD Pasbar Sampah RSUD Sudah Dirapikan.

BERITA UTAMA97 Dilihat

Pasaman Barat – Presesimedia.com

Persoalan sampah di RSUD Pasaman Barat kembali menjadi catatan publik. Bau dari sampah non-medis yang berasal dari kantor dan ruangan pelayanan dikeluhkan pengunjung, karena sebagian tong sampah belum terangkut dan menimbulkan ketidaknyamanan di area rumah sakit.

Kepala Tata Usaha RSUD Pasaman Barat Feri ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan Tumpukan Sampah sudah dirapikan dan masyarakat sekitar juga banyak membuang sampah di disana dan masih menunggu Transponder. Katanya.

Sebelumnya diberitakan:

*Bau Sampah RSUD Pasaman Barat Dikeluhkan Warga,* 

 https://presisimedia.com/bau-sampah-rsud-pasaman-barat-dikeluhkan-warga-manajemen-diminta-segera-berbenah/

“Was.masih nggu transporter nya pak…tp sudah kami rapi kan Krn byk jg msrkt skitar yg mmbuang smpah dsna…” Katanya, 26/9.

 

Sementara itu pihak RSUD Official Pasbar nomor kontak 0821 7341 xxxx menghubungi Redaksi memberikan klarifikasi bahwa pengelolaan sampah non-medis dikerjasamakan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sebagian sampah sudah diangkut, sementara sisanya masih menunggu jadwal transporter berikutnya.

“Untuk sampah biasa/non-medis kami bekerja sama dengan DLH. Di lapangan, pengelolaan ditangani oleh rekan-rekan cleaning service. Progresnya masih menunggu transporter DLH sesuai jadwal,” jelas pihak Official manajemen RSUD, Rabu (25/9).

Pihak RSUD Official Pasbar juga mengatakan, bahwa Pimpinan RSUD juga menyatakan kesiapan untuk duduk bersama membahas solusi terbaik. “Jika berkenan, besok bisa bertemu di kantor Jambak, atau difasilitasi melalui rek” ujarnya.

“Arahan pimpinan jika brkenan besok bs ktmu d kantor d jambak Atau mgkin bs d fslitiasi lewat rek” tulisnya, (25/9).

Baca juga :

_*Ledakan Tabung Oksigen RSUD Pasbar: Tata Kelola Dipertanyakan*_ 

 https://presisimedia.com/ledakan-tabung-oksigen-rsud-pasbar-tata-kelola-dipertanyakan/

Meski progres penanganan berjalan, masyarakat tetap berharap ada langkah pembenahan yang lebih sistematis. Rumah sakit sebagai pusat layanan kesehatan seharusnya memberi contoh dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Manajemen dituntut memastikan tidak ada lagi sampah yang menumpuk dan berpotensi mencoreng citra pelayanan publik.

Dengan koordinasi yang lebih solid antara RSUD, DLH, dan pihak terkait, persoalan klasik sampah ini diyakini bisa segera teratasi. Harapan publik sederhana: pelayanan kesehatan yang bersih, ramah, dan bermartabat.

 

Redaksi.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *