
MADINA, ptesesimedia.com.– Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution bersama Kapolres AKBP Arie Sofandi Paloh meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di wilayah Pantai Barat selama dua hari, Jumat–Sabtu (27–28 November 2025). Fokus kunjungan ini adalah memastikan distribusi logistik tepat sasaran dan kondisi warga tertangani dengan baik.
Tinjauan Dimulai dari Sopo Tinjak
Rombongan bergerak dari rumah dinas Bupati menuju Batang Natal, Lingga Bayu, Natal, Batahan, dan Muara Batang Gadis. Usai Salat Jumat dan Zikir Akbar di Tanobato, rombongan meninjau dapur umum warga di Desa Sopo Tinjak.
Bupati memastikan bantuan pangan dan obat-obatan sedang dalam perjalanan ke seluruh posko. Kapolres mengimbau warga yang tinggal di perbukitan atau dekat bantaran sungai untuk mengungsi sementara mengingat potensi bencana susulan.
Akses Terputus, Rombongan Evakuasi dengan Off-road
Saat menuju Kecamatan Natal, rombongan terhambat banjir setinggi 1 meter di Desa Patiluban Hilir. Dua unit kendaraan off-road yang dibawa Kapolres digunakan untuk mengevakuasi rombongan dan menarik kendaraan dinas ke lokasi yang aman.
Sekitar pukul 22.00 WIB, Bupati dan Kapolres menyerahkan bantuan kepada puluhan warga yang sudah tiga hari mengungsi di atas jembatan Patiluban Hilir. Anak-anak yang sakit turut mendapat obat dari tim kesehatan Polres Madina.
Hari Kedua: Distribusi Logistik via Sampan
Sabtu pagi, tim dibagi dua. Bupati dan Kapolres menuju Muara Batang Gadis, sementara tim kesehatan bergerak ke Batahan.
Di Dusun Hamborlang, akses darat terputus total. Enam sampan disiagakan untuk membawa logistik dan rombongan ke wilayah Trans Singkuang. Selama 45 menit perjalanan melewati kebun sawit yang terendam, rombongan tiba di pengungsian SDN 394.
Bupati menegaskan bahwa seluruh bantuan harus tepat sasaran dan tidak boleh ada warga yang terabaikan. Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait dukungan lanjutan.
20 Ton Beras Disalurkan
Kepala BPBD Madina Mukhsin Nasution mencatat bantuan tahap pertama yang sudah disalurkan meliputi:
20,36 ton beras
1.000 dus mi instan
200 kotak minyak goreng
200 papan telur
500 kg gula pasir
Selain dari Pemda dan Polres, bantuan juga mengalir dari perusahaan kelapa sawit dan pihak swasta.
Kemensos Kirim Bantuan Tambahan
Pada Sabtu malam (29/11), bantuan dari Kementerian Sosial tiba di Mess Pemprovsu Natal dan diterima langsung oleh Bupati. Bantuan tersebut diproyeksikan mencukupi kebutuhan warga selama lima hari ke depan.
Bupati menyampaikan bahwa pendampingan pemerintah pusat sangat dibutuhkan mengingat cuaca ekstrem berdasarkan prediksi BMKG masih berlangsung hingga 9 Desember 2025.
Tiga Wilayah Belum Terjangkau
Beberapa desa masih sulit dijangkau:
Batu Mundom – akses tidak dapat dilalui kendaraan; Basarnas menyiapkan perahu mesin.
Pulau Tamang – tidak terdampak banjir, namun dihantam angin puting beliung; gelombang tinggi menghambat pengiriman bantuan.
Batahan III – terisolasi akibat banjir; bantuan akan dikirim via jalur sungai pada 30 November.
Pemda Tetap Siaga
Bupati menegaskan seluruh camat di wilayah Pantai Barat tetap siaga penuh dan memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan tanpa terkecuali.
(SN)
Redaksi presesimedia.com


