
Padang Pariaman | Presesimedia.com – Kepolisian Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam misi kemanusiaan. Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) secara langsung memimpin pelepasan dan pendistribusian Bantuan Polri untuk Masyarakat kepada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Barat, yang dipusatkan di Polres Padang Pariaman.
Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa Polri hadir sebagai bagian dari solusi atas musibah yang dihadapi masyarakat.
“Polri hadir untuk memastikan negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Bantuan ini adalah bentuk empati dan tanggung jawab kami agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan secara normal,” ujar Wakapolri.
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WIB hingga 11.00 WIB tersebut diawali dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan tokoh masyarakat, sekolah, dan rumah ibadah, kemudian dilanjutkan dengan pelepasan armada logistik menuju lokasi terdampak.

Bantuan Logistik dan Alat Pendukung Pemulihan
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok masyarakat dan sarana pendukung pemulihan pascabencana, di antaranya 25 ton beras, gula, minyak goreng, makanan siap saji, selimut, perlengkapan bayi dan perempuan, perlengkapan sekolah, hingga alat berat, dump truck, tandon air, serta armada tangki air.
Selain itu, Polri juga menurunkan lima unit ambulans Dokkes lengkap dengan tenaga medis, guna memastikan layanan kesehatan tetap berjalan bagi masyarakat terdampak.
Kapolda Sumbar: Polri Hadir dari Tanggap Darurat hingga Pemulihan
Sementara itu, Kapolda Sumatera Barat menegaskan bahwa seluruh jajaran Polda Sumbar akan terus mendampingi masyarakat sampai kondisi benar-benar pulih.
“Kami memastikan bantuan Polri tersalurkan tepat sasaran. Personel kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan unsur masyarakat, mulai dari masa tanggap darurat hingga proses pemulihan pascabencana,” tegas Kapolda Sumbar.

Trauma Healing dan Kebersamaan dengan Warga
Usai pelepasan bantuan, Wakapolri melanjutkan kegiatan trauma healing di Posko Trauma Healing Mushola Al-Fathah, Kabupaten Padang Pariaman. Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri berinteraksi dengan anak-anak terdampak bencana serta mengikuti kegiatan memasak rendang dan makan bersama masyarakat, sebagai upaya memulihkan semangat dan kebersamaan warga.
“Pemulihan mental masyarakat, khususnya anak-anak, menjadi perhatian utama kami selain pemulihan fisik dan infrastruktur,” tambah Wakapolri.
Resmikan Sumur Bor dan Penampungan Air Bersih
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peresmian bantuan sumur bor dan penampungan air bersih di Huntara Posko Jerong Balai Jamaik, Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman.
Peresmian ditandai dengan penekanan tombol, peninjauan toren air, pembangunan hunian sementara (Huntara), serta pengecekan langsung aliran air bersih.
Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan perannya sebagai institusi yang humanis, responsif, dan hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam setiap fase penanggulangan bencana.
Redaksi.
