
Sumbar, Presesimedia.com.– Dalam upaya mempercepat penanganan bencana di Sumatera Barat, Polda Riau mengerahkan 290 personel lintas satuan beserta armada SAR lengkap. Langkah ini menjadi bukti nyata kolaborasi antarwilayah dalam menghadapi situasi darurat kemanusiaan.
Kapolda Riau menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari strategi respons cepat Polri dalam situasi krisis.
> “Kemanusiaan melampaui batas yuridiksi. Saat saudara kita membutuhkan, Polri hadir tanpa diminta,” tegasnya.
Armada dan Peralatan Strategis Dikerahkan
Personel BKO diberangkatkan dengan kelengkapan taktis untuk mendukung operasi di medan bencana, meliputi:

5 Bus Brimob & 4 Truk Peralatan Brimob
Mobil Water Treatment & Produksi Air Bersih
3 Bus Ditsamapta
Rantis K-9 & Rantis SAR
Ambulans Biddokkes & Mobil DVI
Truk Polairud & Mobil Tangki Logistik BBM
Perangkat Komunikasi Strategis: Repeater, Vicon, HT Motorola, Internet Satelit Starlink
Selain itu, tenda medis, pelbet, dapur lapangan, genset, drone, dan peralatan evakuasi turut disertakan. Seluruh dukungan ini dirancang agar proses penanganan di lapangan berjalan efektif, cepat, dan terukur:
Polda Riau menerapkan empat pilar utama sebagai arah operasional:
1. Evakuasi warga terdampak secara cepat dan aman
2. Pembukaan akses dan pembersihan material longsor ringan
3. Distribusi bantuan logistik yang cepat dan tepat sasaran
4. Pengamanan jalur dan proses distribusi bantuan di wilayah terdampak
Dengan strategi ini, seluruh bantuan dipastikan tiba tepat waktu dan tersalurkan secara aman untuk masyarakat yang membutuhkan.
Solidaritas Tanpa Batas
Kehadiran Polda Riau bukan sekadar misi kemanusiaan, tetapi juga simbol penguatan solidaritas daerah. Kolaborasi ini mempertegas bahwa penanganan bencana memerlukan respons lintas sektor, lintas wilayah, dan berbasis empati.
(Bid. Humas Polda Riau)
Editor: Redaksi Presesimedia.com
Tagar Kampanye
#PrayforSumatera
#PolriPeduliBencana#GreenPolicing#KapoldaRiauw#RiauUntukBumi#RiauLestari#MelindungiTuahMenjagaMarwah#PolriUntukMasyarakat


