Kepala Dinas UMKM Koperasi dan Perdagangan Tenaga Kerja Pasaman Ariswan Hadiri Pelatihan Keamanan Pangan SPPG Panti

DAERAH, PERISTIWA79 Dilihat

Pasaman, Presesimedia.com – Kepala Dinas UMKM, Koperasi, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman, Ariswan, menghadiri pelatihan keamanan pangan yang diselenggarakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Panti sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Program Gizi Nasional.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 52 penjamah makanan dari berbagai unit layanan makanan di wilayah Kecamatan Panti. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas penjamah makanan agar mampu menyajikan makanan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga aman, higienis, dan sesuai standar kesehatan bagi sasaran program, mulai dari ibu hamil, balita stunting, hingga pelajar tingkat SD, SLTP, dan SLTA.

Kegiatan turut dihadiri unsur Kecamatan Panti yang mewakili Camat Panti Refrizal melalui Sekretaris Kecamatan (Sekcam), Wali Nagari Panti Utara, Kepala Sekolah SMK Harsa Panti, Ketua Yayasan IPHI Panti, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait lainnya. Hadir pula Khairuddin Simanjuntak, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Sumatera Barat sekaligus Pembina Yayasan Mardaup Jaya Bersama, serta Hendra Saputra, SE, Anggota DPRD Kabupaten Pasaman dari Fraksi Demokrat.

Pelatihan yang dilaksanakan di IPHI Yayasan Darul Hikmah, Nagari Panti, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, secara resmi dibuka oleh Khairuddin Simanjuntak. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan Program SPPG sangat bergantung pada kedisiplinan penjamah makanan dalam menerapkan standar kebersihan dan keamanan pangan, mengingat makanan tersebut dikonsumsi langsung oleh anak-anak sekolah.

Program SPPG ini sangat strategis bagi masyarakat, khususnya pelajar. Namun keberhasilannya harus didukung dengan kedisiplinan terhadap kebersihan dan keamanan pangan. Penjamah makanan memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan generasi muda,” tegas Khairuddin Simanjuntak.

Pada kesempatan tersebut, Khairuddin juga memperkenalkan jajaran pengurus inti SPPG Kecamatan Panti sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dan koordinasi program di tingkat kecamatan.

Sejalan dengan hal tersebut, Ariswan, Kepala Dinas UMKM, Koperasi, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman, menegaskan bahwa pelatihan keamanan pangan memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan Program Gizi Nasional, khususnya dari sisi kualitas dan keamanan makanan.

Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas penjamah makanan agar mampu menerapkan standar kebersihan dan keamanan pangan secara konsisten. Dengan makanan yang aman dan higienis, program gizi dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan generasi muda,” ujar Ariswan.

Sementara itu, Hendra Saputra, SE menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang dilakukan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Sumatera Barat selaku pembina SPPG Yayasan Mardaup Jaya Bersama dalam mendukung kebijakan pemenuhan gizi nasional di daerah.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, yaitu Sandra Mida, SKM; Emilza Syofyati, SKM; dan Aida Fitri Hendra, SKM. Materi yang disampaikan mencakup prinsip dasar keamanan pangan, teknik pengolahan makanan higienis, pencegahan kontaminasi silang, penyimpanan bahan makanan sesuai standar, kebersihan personal penjamah makanan, serta sanitasi peralatan dan lingkungan dapur.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik langsung dan diskusi interaktif guna memastikan peserta mampu menerapkan standar keamanan pangan dalam aktivitas sehari-hari.

SPPG Kecamatan Panti berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kesadaran, tanggung jawab, dan profesionalisme penjamah makanan dalam menjaga mutu serta keamanan pangan. Upaya ini menjadi bagian penting dalam melindungi kesehatan pelajar sebagai generasi penerus bangsa dari risiko penyakit akibat pangan yang tidak aman.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar serta mendapat respons positif dari seluruh peserta yang berharap pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

(AN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *