Isu proyek triliunan rupiah yang dikaitkan dengan Mantan Presiden Jokowi kembali viral setelah pesan WhatsApp Benny Parapat dibacakan di televisi.
Jakarta — Presesimedia.com. Isu dugaan tawaran proyek bernilai triliunan rupiah yang dikaitkan dengan Mantan Presiden RI Joko Widodo kembali ramai diperbincangkan.
Informasi ini mencuat setelah pakar hukum Refly Harun membacakan pesan WhatsApp yang diklaim berasal dari Benny Parapat dalam acara Rakyat Bersuara iNews, Selasa malam (13/1/2026).
Baca juga:
*Laporan Dugaan Kebohongan Publik Ditolak Polisi, Warga Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo*
https://presisimedia.com/laporan-dugaan-kebohongan-publik-ditolak-polisi-warga-kirim-surat-terbuka-ke-presiden-prabowo/
Dalam pesan tersebut, Benny Parapat menyebut telah menerima klarifikasi dari Eggi Sudjana mengenai pertemuannya dengan Jokowi beberapa bulan lalu.
Disebutkan adanya peluang proyek besar melalui mekanisme perbankan resmi, namun rencana itu tidak terealisasi karena beberapa syarat tidak disepakati Eggi.
Baca juga
*Ketika Laporan Tak Kunjung Diterbitkan: Transparansi Penegakan Hukum Pasal 32–35 UU ITE Jadi Sorotan*
https://presisimedia.com/ketika-laporan-tak-kunjung-diterbitkan-transparansi-penegakan-hukum-pasal-32-35-uu-ite-jadi-sorotan/
Ketika dikonfirmasi, Benny Parapat mengatakan kepada redaksi Presesimedia.com bahwa semua pertanyaan media akan dijawab langsung dalam klarifikasi mendatang.
“Semua pertanyaan media akan dijawab saat klarifikasi langsung dari BES dalam waktu dekat,” ujar Benny, 15 Januari 2026.
Benny juga menambahkan:
“Terkait berita ini, silakan tayangkan karena sudah viral se-Indonesia. Urusan sanggahan dari kubu Jokowi, itu hak mereka, bukan ranah saya.”
Sebelumnya, nama Benny Parapat menjadi sorotan publik setelah melaporkan Ketua Umum Joman, Andi Azwan, dan pengamat teknologi informasi UGM, Josua Sinambela, ke Polda Metro Jaya pada 17 Desember 2025.
Laporan tersebut terkait dugaan pelanggaran UU ITE Pasal 32 ayat (1) dan Pasal 35 atas dugaan pemindaian ijazah Presiden Jokowi.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Jokowi maupun pihak terkait lainnya.
Redaksi Presesimedia.com terus mencari informasi tambahan dan membuka ruang klarifikasi bagi semua pihak yang disebutkan.
Redaksi
