Ribuan Ikan Mati di Sungai Pigogah Patibubur, Warga Minta Pemerintah Lakukan Uji Limbah.

DAERAH27 Dilihat

Pasaman Barat —Presesimedia.com  Warga Jorong Pigogah Patibubur, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, dibuat resah oleh fenomena matinya ribuan ikan di aliran sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar. Kejadian ini menimbulkan keprihatinan dan kekhawatiran akan kondisi lingkungan perairan di wilayah tersebut.

Menurut penuturan warga, air sungai yang biasanya jernih kini berubah warna dan menimbulkan bau menyengat menyerupai bahan kimia. Kondisi itu mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir, dan banyak ikan ditemukan mati mengapung di permukaan air.

Warga menduga, perubahan kualitas air tersebut berhubungan dengan aktivitas industri di sekitar lokasi. Namun demikian, masyarakat berharap agar pihak berwenang segera melakukan pemeriksaan ilmiah untuk memastikan penyebab pastinya.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur LSM Pemuda Nusantara Pas-Aman (P2NAPAS), Ahmad Husein Batu Bara, meminta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasaman Barat dan DLH Provinsi Sumatera Barat segera turun ke lapangan untuk mengambil sampel air dan melakukan uji laboratorium.

> “Kami berharap instansi terkait dapat bergerak cepat melakukan investigasi agar penyebabnya bisa diketahui secara ilmiah. Jika terbukti ada pelanggaran terhadap aturan pengelolaan limbah industri, tentu harus ada penegakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Ahmad Husein Batu Bara kepada Presesimedia.com, Selasa (21/10/2025).

P2NAPAS juga meminta agar penanganan persoalan ini dilakukan secara transparan dan melibatkan aparat penegak hukum seperti Gakkum KLHK dan Polres Pasaman Barat, untuk menjamin proses penyelidikan berjalan objektif.

Warga berharap pemerintah daerah dan pihak perusahaan dapat berkoordinasi secara baik dalam mencari solusi pemulihan kualitas air sungai, demi menjaga ekosistem dan mata pencaharian masyarakat di sekitar aliran air tersebut.

(Oloan Hasibuan)
Editor Redaksi Presesimedia.cim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *