80 Tahun Indonesia Merdeka, Warga Jorong Penantian Masih Terpinggirkan: Rindukan PLN Hadirkan Cahaya

BERITA UTAMA, DAERAH98 Dilihat

Pasaman  Barat– presesimedia.com.

Tahun 2025, di tengah gegap gempita modernisasi dan jargon digitalisasi, ada fakta pahit yang tak bisa ditutupi: warga Jorong Penantian, Nagari Air Bangih, Kabupaten Pasaman, masih hidup dalam kegelapan. Ironi yang menampar: 80 tahun Indonesia merdeka, tapi listrik – kebutuhan paling dasar – belum juga merata.

 

Ketua LSM P2NAPAS, Ahmad Husein Batu Bara, yang turun langsung ke lokasi, menyaksikan bagaimana kampung ini nyaris diabaikan pembangunan. Kamera yang dibawa tim bahkan menangkap wajah murung warga yang setiap malam harus bergelut dengan gelap pekat.

“Kami orang pertama yang membuka poros ini. Tapi sampai sekarang, tetap saja gelap. Seharusnya kami sudah merdeka dari masalah listrik,” keluh seorang warga dengan nada getir.

Baca juga:

https://presisimedia.com/pln-tampil-kaya-di-atas-kertas-tapi-siapa-yang-sebenarnya-untung/

Lebih miris lagi, para pendidik di SD 09 dan SMP 04 mengungkapkan bagaimana keterbatasan listrik melumpuhkan semangat belajar anak-anak. Mereka belajar dengan cahaya seadanya, sementara guru kesulitan menggunakan perangkat teknologi pendidikan.

 

“Penerangan itu hak dasar, bukan fasilitas mewah. Bagaimana mungkin di era digitalisasi, masih ada kampung yang dianggap pinggiran oleh negara?” sindir salah satu tokoh masyarakat.

Baca juga :

https://presisimedia.com/p2napas-desak-presiden-copot-dua-menteri-gara-gara-main-domino-dengan-exs-tersangka-pembalakan-liar/

Warga menegaskan, kunjungan jajaran manajemen PLN UID Sumbar ke Pasaman jangan berhenti pada acara seremonial, foto-foto formal, atau janji kosong. Dialog warga sudah jelas: mereka butuh listrik, sekarang juga, bukan nanti.

 

Kini bola ada di tangan PLN dan pemerintah daerah. Apakah keluhan ini akan dijawab dengan solusi nyata, atau kembali ditenggelamkan dalam gelap? Pasaman tidak butuh retorika, Pasaman butuh PLN.

 

(Oloan Hasibuan)

Editor Redaksi Presesimedia.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *